Kabar Terbaru

DPRD Bukittinggi Ajukan 147 Catatan LKPJ 2025, Soroti Pendidikan, Banjir, dan Pariwisata


Dedi Fatria dan Ketua DPRD Bukittinggi memperlihatkan dokumen 147 rekomendasi LKPJ 2025 didampingi Wali Kota
Juru Bicara Pansus DPRD Dedi Fatria bersama Ketua DPRD memperlihatkan dokumen 147 rekomendasi LKPJ 2025 didampingi Wali Kota Bukittinggi dalam rapat paripurna di Gedung DPRD, Selasa (28/4/2026).

 Bukittinggi, Kabaluruih.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menyampaikan 147 rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna, Selasa (28/4/2026).

Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan, sekaligus arah koreksi terhadap pelaksanaan pembangunan daerah ke depan.

Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan bahwa pembahasan LKPJ dilakukan melalui mekanisme yang terstruktur, mulai dari penyampaian dokumen hingga pembahasan mendalam oleh Panitia Khusus (Pansus).

“LKPJ bukan sekadar laporan tahunan, tetapi instrumen evaluasi untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya dalam forum paripurna.

Ia menjelaskan, Pansus DPRD telah melakukan pembahasan intensif bersama perangkat daerah sebelum merumuskan sejumlah catatan strategis yang kemudian disepakati secara internal.

Sorotan pada Sektor Layanan Dasar dan Infrastruktur

Juru Bicara Pansus, Dedi Fatria, menyebutkan bahwa rekomendasi DPRD mencakup berbagai sektor, dengan penekanan pada layanan dasar dan kebutuhan masyarakat.

Pada sektor pendidikan, DPRD menilai perlunya penguatan koordinasi lintas sektor untuk mengatasi persoalan pemerataan akses pendidikan, penanganan anak putus sekolah, serta pengawasan terhadap dinamika sosial remaja. Selain itu, penguatan muatan lokal berbasis budaya juga dinilai penting.

Di bidang kesehatan, DPRD mendorong peningkatan kualitas layanan melalui optimalisasi sarana dan prasarana, termasuk penguatan upaya pencegahan penyakit menular.

Sementara itu, persoalan infrastruktur, khususnya penanganan banjir, menjadi salah satu catatan utama. DPRD merekomendasikan perbaikan sistem drainase, peningkatan kualitas jalan, penyediaan air bersih, serta pemeliharaan fasilitas penerangan jalan umum.

Pariwisata Didorong Lebih Konsisten dan Adaptif

Sektor pariwisata juga menjadi perhatian dalam rekomendasi DPRD. Pemerintah daerah didorong untuk menjaga konsistensi kalender event serta memperkuat strategi promosi, termasuk melalui pemanfaatan platform digital.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga daya tarik kota serta meningkatkan kunjungan wisatawan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kota Siap Tindak Lanjuti

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan DPRD. Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah diminta untuk segera menindaklanjuti catatan tersebut.

“Rekomendasi ini menjadi bahan penting untuk perbaikan ke depan dan akan menjadi bagian dari evaluasi pada LKPJ berikutnya,” katanya.

Wali Kota Bukittinggi bersama pimpinan DPRD dalam rapat paripurna LKPJ 2025
Wali Kota Bukittinggi bersama Ketua DPRD dan jajaran pimpinan DPRD mengikuti rapat paripurna pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Bukittinggi.

Momentum Evaluasi dan Arah Perbaikan

Rapat paripurna LKPJ ini menjadi momentum evaluasi atas capaian pembangunan tahun 2025, sekaligus pijakan untuk memperkuat perencanaan di tahun berikutnya.

Melalui 147 rekomendasi yang disampaikan, DPRD menegaskan perannya dalam fungsi pengawasan, sementara pemerintah daerah diharapkan mampu menerjemahkan catatan tersebut menjadi kebijakan yang lebih responsif dan terukur.

Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi kunci dalam mendorong pembangunan Kota Bukittinggi yang berkelanjutan dan berdaya saing.(*)

Kaba Luruih- "Indak Manih, Tapi Bana'

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar