Langit Muratara Menghitam, Bus ALS 346 dan Truk Tangki Bertubrukan: Belasan Nyawa Tak Terselamatkan
MURATARA, KabaLuruih.com — Siang yang mestinya biasa di lintas Sumatera berubah menjadi kepulan duka. Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara mendadak lumpuh, Rabu (6/5/2026), setelah sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bernomor polisi 346 bertabrakan dengan truk tangki. Benturan keras itu tak hanya menghentikan laju kendaraan, tapi juga merenggut banyak nyawa dalam sekejap.
Detik-Detik yang Berubah Jadi Tragedi
Menurut informasi sementara yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar siang hari di ruas padat Jalinsum. Bus ALS yang membawa puluhan penumpang bertabrakan dengan truk tangki dari arah berlawanan.
Benturan keras itu diduga memicu percikan api. Dalam hitungan menit, kobaran membesar dan melahap kedua kendaraan. Waktu menjadi musuh—dan api, tak memberi kesempatan.
“Api cepat sekali membesar, warga sempat berusaha membantu, tapi sulit mendekat,” ujar salah seorang saksi di lokasi.
Korban Berjatuhan, Evakuasi Berpacu dengan Api
Data sementara dari petugas gabungan menyebutkan, belasan korban meninggal dunia, dengan jumlah yang terus diperbarui seiring proses evakuasi. Beberapa korban lainnya mengalami luka berat dan ringan, langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas dari kepolisian, BPBD, dan warga bahu-membahu:
Memadamkan api yang melahap badan kendaraan
Mengevakuasi korban dari puing yang terbakar
Mengamankan arus lalu lintas yang sempat macet total
Kondisi kendaraan yang hangus menyulitkan identifikasi korban. Sejumlah jenazah bahkan harus dievakuasi dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Jalur Rawan, Luka yang Berulang
Jalinsum di wilayah Muratara bukan sekali ini menelan korban. Jalur panjang yang menjadi urat nadi Sumatera itu dikenal padat dan rawan kecelakaan, terutama di titik-titik tertentu.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat—bahwa di balik roda yang terus berputar, ada nyawa yang dipertaruhkan setiap harinya.
Masih Diselidiki, Penyebab Belum Pasti
Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Dugaan sementara masih beragam—mulai dari faktor teknis kendaraan hingga kemungkinan kelalaian di jalan.
Informasi lain yang beredar menyebutkan bahwa truk tangki yang terlibat bukan milik Pertamina, namun hal ini masih dalam tahap klarifikasi lebih lanjut.
Jalan yang Menyimpan Cerita Duka
Di tengah asap yang perlahan menghilang, tersisa satu hal yang tak bisa dipadamkan: duka.
Perjalanan yang semula membawa harapan, berubah menjadi kabar pilu bagi banyak keluarga. Jalinsum hari ini kembali mencatat satu cerita—tentang perjalanan yang tak pernah sampai tujuan.
Kaba Luruih- 'Indak Manih, Tapi Bana"
