Kabar Terbaru

Reses Membludak! Ratusan Warga 'Bedah' Pelayanan RSUD, Pembangunan Manusia serta Pemberdayaan Masyarakat Mesti Berjalan Maksimal Menurut H. Ibra Yasser

H. Ibra Yasser memimpin reses DPRD Kota Bukittinggi di Kelurahan Manggis Ganting bersama warga dan unsur pemerintah.
Anggota DPRD Kota Bukittinggi H. Ibra Yasser, S.A.P memimpin pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 di Kelurahan Manggis Ganting. Forum dialog dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan hingga pembangunan lingkungan.

Bukittinggi — Reses Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Daerah Pemilihan Mandiangin Koto Selayan (MKS), H. Ibra Yasser, S.A.P, berubah menjadi forum dialog terbuka yang dipenuhi berbagai keluhan masyarakat.


Sedikitnya 200 warga memadati lokasi reses di Kelurahan Manggis Ganting, Rabu (5/8/2026), untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Mulai dari tokoh masyarakat Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan Bundo Kanduang, Ketua LPM/ RT/RW, Lurah, hingga unsur kecamatan hadir dalam kegiatan yang berlangsung jauh lebih panjang dibandingkan reses pada umumnya.


Kegiatan reses ini dibuka oleh Walikota Bukittinggi yang diwakili oleh Camat Mandiangin Koto Selayan, Fachrul Razi, SE. MM, Kp Dt. Parpatiah, dalam sambutan pembukaan Fachrul Razi menyampaikan kepada masyarakat selaku konstituen bagi Anggota DPRD bahwa reses ini adalah sebagai bentuk kerja di luar gedung parlemen bagi wakil rakyat untuk mengunjungi daerah pemilihan masing-masing. Tujuannya guna menjumpai warga, mendengar keluhan secara langsung, serta menghimpun berbagai aspirasi agar bisa masuk ke dalam program pembangunan daerah.


"Melalui reses perseorangan seperti ini, masyarakat memiliki ruang yang lebih luas untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Kita ingin mendengar apa yang benar-benar dirasakan masyarakat," ujar H. Ibra Yasser kepada awak media.


H. Ibra Yasser bersama Camat Mandiangin Koto Selayan memberikan keterangan kepada wartawan usai reses.
H. Ibra Yasser didampingi Camat Mandiangin Koto Selayan, Fachrul, memberikan keterangan kepada awak media usai pelaksanaan reses di Kelurahan Manggis Ganting.

Berbeda dari biasanya yang hanya menampung beberapa pertanyaan, kali ini warga silih ,berganti menyampaikan aspirasi hingga persoalan pelayanan publik yang selama ini menjadi perhatian mereka.


Keluhan Pelayanan RSUD Jadi Sorotan

Salah satu persoalan yang paling menyita perhatian adalah keluhan mengenai pelayanan kesehatan di RSUD Kota Bukittinggi.


Seorang warga menceritakan pengalamannya terkait seorang ibu hamil yang hendak melahirkan. Menurut penyampaian warga, saat datang ke rumah sakit dengan kondisi pembukaan awal, pasien diminta pulang. Ketika kembali dengan kondisi pembukaan yang lebih lanjut, keluarga mengaku mengalami kendala untuk mendapatkan pelayanan.

Warga Kelurahan Manggis Ganting mengikuti reses dengan antusias dan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari pelayanan publik hingga pembangunan di lingkungan tempat tinggal.

Keluhan tersebut langsung mendapat tanggapan di lokasi. Direktur RSUD yang turut hadir memberikan penjelasan kepada masyarakat sekaligus menjelaskan prosedur pelayanan persalinan yang berlaku.


Selain persoalan rumah sakit, warga juga menyampaikan berbagai keluhan terkait pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan seperti KTP, hingga sejumlah pelayanan publik lainnya yang dinilai masih perlu ditingkatkan.


Musrenbang Vakum, Warga Pertanyakan Aspirasi

Tak hanya sektor kesehatan, forum reses juga diwarnai pertanyaan warga mengenai tidak lagi terlaksananya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.


Warga menilai Musrenbang merupakan ruang penting untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di tingkat RT, kelurahan hingga kecamatan.


Camat Mandiangin Koto Selayan Fachrul memberikan penjelasan terkait Musrenbang dalam kegiatan reses DPRD Kota Bukittinggi.
Camat Mandiangin Koto Selayan, Fachrul, menjelaskan kondisi pelaksanaan Musrenbang yang terkendala keterbatasan anggaran saat sesi dialog bersama warga.


Menanggapi hal itu, Camat Mandiangin Koto Selayan menjelaskan bahwa belum terlaksananya Musrenbang dipengaruhi kondisi keterbatasan anggaran daerah.


H. Ibra Yasser berharap kondisi keuangan Pemerintah Kota Bukittinggi segera membaik sehingga Musrenbang dapat kembali dilaksanakan sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat.

"Mudah-mudahan kondisi anggaran kota kembali membaik sehingga Musrenbang kelurahan, kecamatan hingga kota bisa dilaksanakan lagi.


 Aspirasi masyarakat yang hadir hari ini tentu akan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang ada," katanya.

Ia juga berharap alokasi dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD tetap tersedia, minimal sebesar Rp500 juta, agar berbagai kebutuhan mendesak masyarakat dapat lebih cepat ditindaklanjuti.


Komitmen Mengawal Aspirasi Warga

Di penghujung kegiatan, H. Ibra Yasser menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kota Bukittinggi, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar, kesehatan, infrastruktur lingkungan, serta kebutuhan masyarakat di tingkat RT dan RW.


H. Ibra Yasser berfoto bersama Camat MKS, Lurah Manggis Ganting, dan perwakilan OPD usai kegiatan reses DPRD Kota Bukittinggi.
Anggota DPRD Kota Bukittinggi H. Ibra Yasser, S.A.P berfoto bersama Camat Mandiangin Koto Selayan, Lurah Manggis Ganting, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan unsur terkait usai pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 di Kelurahan Manggis Ganting, Rabu (5/8/2026).

Reses yang berlangsung dalam suasana terbuka tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi kepada wakil rakyat.


Laporan: Yane Yolanda Makmur

Editor : kabaluruih.com

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar